Tag Archive prioritas

ByYudhy Herlambang

DIARY TAFHAM 1

tafham.com – Alhamdulillah TAFHAM telah mencapai pekan keduanya.

Berawal dari ide spontan – ba’da Belajar Rutin Pekanan bersama Ustadz Taufik Hamim Effendi, Lc ,MA – TAFHAM lahir.

Berusaha memberikan alternatif pilihan belajar Dialog Bahasa Arab Dasar secara Online, tak terbatas ruang dan waktu.

Seharusnya ia mudah dijalani, karena materi hanya diberikan sekali sepekan. Tugas pun sederhana, mengandalkan rekaman audio tanpa tuntutan harus mampu menulis dalam Bahasa Arab.

Peserta bisa mendengarkan materi, dan mengerjakan tugas dari manapun mereka berada. Di rumah sambil rebahan, atau di sela tugas kantor, sekolah ataupun kuliah.

Namun sunnatullah dalam setiap proses pembelajaran – terutama pembelajaran Bahasa Arab – tetap berlaku untuk TAFHAM.

Dari ke hari peserta mulai terseleksi, mana yang hanya coba-coba dan mana yang berazam tinggi.

Man jadda wajada. Kata-kata ringkas yang menggambarkan semuanya.

•••

Banyak orang bertanya, dari mana seharusnya kita mulai belajar Bahasa Arab?

Apakah dimulai dari Qowaid (Nahwu/Sharaf), Percakapan (Muhadatsah) ataukah dari menghafal kosakata?

Jawabnya sesungguhnya mudah, dari mana saja baik asal dimulai dari sekarang.

Karena metode mempelajari Bahasa Arab ini sudah demikian banyak tersedia di masyarakat. Dan seluruhnya disusun oleh asatidz yang mumpuni di Bidang Bahasa Arab dan pengajaran.

Munculnya metode yang berbeda karena setiap orang memiliki cara belajar yang berbeda. Biasanya seorang Ustadz akan menyusun metode pembelajaran yang sesuai dengan pengalamannya sendiri ketika belajar dan terbukti mengantarkan nya pada pemahaman.

Sehingga permasalahannya bukanlah mana yang terbaik, namun mana yang lebih cocok dengan diri antum.

Setelah itu cinta dan prioritas yang bicara.

Banyak yang mengaku sibuk untuk tidak belajar Bahasa Arab, yang online sekalipun.

Ini pernyataan yang ke-pede-an sesungguhnya 🙂 Seolah mereka yang sekarang sedang belajar dan mengajar bahasa Arab itu kumpulan pengangguran yang santai – santai tanpa kesibukan.

Mereka itu juga sibuk, bahkan mungkin jauh lebih sibuk.

Namun ada cinta dan prioritas.

Cinta yang membuat mereka bertahan. Prioritas yang membuat waktu mereka berlimpah keberkahan.

Karenanya, kalau antum belum cinta, tidak apa. Cinta memang tak bisa dipaksakan.

Kalau antum belum bisa memprioritaskan, pun tak mengapa. Karena hidup adalah pilihan.

Hanya coba renungkan satu hal saja.

Layakkah kita mengabaikan Bahasa yang dipilih Allah untuk berbicara kepada kita?

Wallahul musta’an

Facebook Auto Publish Powered By : XYZScripts.com